You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Desa Pengotan

Kec. Bangli, Kab. Bangli, Prov. Bali

Wokrshop Desa Pengotan


Wokrshop Desa Pengotan

Pelaksanaan kegiatan wokrkshop yang dilaksanakan hari ini 23 januari 2019, di Ruang Rapat Kantor Desa Pengotan kecamatan Bangli Kabupaten Bangli. Dengan Tema “Integrasi Desa, Kabupaten dan MBM untuk Meningkatkan Kesejahtraan Masyarakat secara Partisipatif” yang diselenggarakan oleh yayasan Maha Bhoga Marga, yang dihadiri oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Bangli bapak Drs. I Dewa Agung Riana Putra, M.Si , Bapak Drs. I Nyoman Widiana, M.Pd.H Kepala Bappedalitbang  kabupaten Bangli, Direktur Yayasan MBM Bapak Pdt. I Ketut Sudiana. M.Th. Bapak Dewa Agung Eka Dharma P3MD Kabupaten Bangli. perbekel Desa Pengotan I Wayan Suardana, BPD Desa Pengotan I Wayan Candra. pengurus Anggota  Kelompok dampingan yayasan  MBM dan Kelian Dinas se-Desa Pengotan yang hadir dalam pelaksanaan wokrshop ini.

Tujuan dari MBM menyerap aspirasi masyarakat, mendekatkan diri dengan masyarakat, membuka ruang dialog dan diskusi dengan masyarakat. Mengacu pada UUD 1945 dan peraturan pemerintah di Indonesia , dinyatakan bahwa pemerintah harus melindungi, memenuhi dan menghormati hak dasar masyarakat kesejahtraan masyarakat akan diperoleh apabila kebutuhan dasar terpenuhi secara berkelanjutan.

Yayasan MBM bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Bangli dan jaringan kelompok masyarakat melakukan intervensi structural melalui program penguatan perempuan dan keluarga Miskin untuk Berpartisipasi dalam Pembangunan Desa baik dalam Perencanaan , Penggangaran dan Monitoring untuk mewujudkan Pembangunan Desa yang Transparan untuk kepentingan Masyarakat Miskin dan Perempuan di Kabupaten Bangli. Salah satu Desa di Kabupaten Bangli yang sudah cukup lama menjalani kerjasama dengan MBM adalah Desa Pengotan.

 

Harapan kedepananya dengan adanya kegiatan ini kedepanya :

  • Potensi desa dapat dikenal secara luas
  • Perempuan dan warga miskin mendapat akses kelayanan public dasar
  • Menguatkan jejaring kerja Pemerintah Desa dan Lembaga-lembaga terkait, diantaranya Pemkab Bangli, yayasan MBM, dan Pers.
Bagikan artikel ini:
Komentar