Selamat Datang di Website Resmi Desa Pengotan, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Media komunikasi dan transparansi Pemerintah Desa Pengotan untuk seluruh masyarakat. Thank You for visiting the official website of Pengotan Village, Bangli District, Bangli Regency www.pengotan.desa.id. Comments and suggestions we ask for the development of pengotan village information and come to visit the pengotan village TETAP BERADA DIRUMAH, JANGAN KELUAR DESA, JANGAN BERKERUMUNAN, GUNAKAN MASKER, JAGA KESEHATAN DAN KEBERSIHAN DI BR YOH AKAN DILAKSANAKAN VAKSIN MASAL TGL. 10 DES 2021 SILAH....

Artikel

PELANTIKAN TIM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING (TPPS) DESA PENGOTAN

28 April 2022 11:49:38  adminpengotan  88 Kali Dibaca  Berita Desa

Pada hari ini, Kamis 28 April 2022 telah dilaksanakan pelantikan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Desa Pengotan, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali oleh Bapak Perbekel Desa Pengotan, I Kadek Yastawan. 

 

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Kondisi tubuh anak yang pendek seringkali dikatakan sebagai faktor keturunan (genetik) dari kedua orang tuanya, sehingga masyarakat banyak yang hanya menerima tanpa berbuat apa-apa untuk mencegahnya. Padahal seperti kita ketahui, genetika merupakan faktor determinan kesehatan yang paling kecil pengaruhnya bila dibandingkan dengan faktor perilaku, lingkungan (sosial, ekonomi, budaya, politik), dan pelayanan kesehatan. Dengan kata lain, stunting merupakan masalah yang sebenarnya bisa dicegah.

Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pencegahan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.

“Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting, yaitu perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih”, tutur Menteri Kesehatan RI, NIla Farid Moelok, di Jakarta (7/4). Dikutip dari artikel (https://dinkes.karanganyarkab.go.id)

Setiap anak mempunyai hak yang sama untuk mengembangkan potensi terbaik di dalam dirinya sehingga dapat mengukir masa depan yang cerah. Namun, kondisi stunting dapat menghambat anak-anak Indonesia untuk mendapatkan peluang dan kesempatan terbaik. Kepala Badan Kependudukan dan Kelurga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo mengatakan stunting terjadi ketika anak gagal tumbuh di 1.000 hari pertama kehidupan akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Efek stunting dapat mempengaruhi perkembangan fisik dan perkembangan otak anak. 

Hal ini menyebabkan menurunnya kapasitas intelektual yang akan berpengaruh pada produktivitas saat dewasa, serta meningkatkan risiko penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus, hipertensi, jantung koroner, dan stroke. Dalam jangka panjang, kegagalan tumbuh kembang ini akan bersifat permanen jika tidak ditangani sedini mungkin.

masalah stunting penting untuk diselesaikan, karena berpotensi mengganggu potensi sumber daya manusia dan berhubungan dengan tingkat kesehatan, bahkan kematian anak. Dikutip dari artikel (https://mediaindonesia.com)

Dengan dibentuknya Tim Percepatan Penurunan Stunting di desa Pengotan diharapkan dapat mencegah terjadinya stunting pada anak di Desa Pengotan.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Aparatur Desa

Back Next

WA Layanan Desa

Hubungi Kami

Hubungi Kami

Info Media Sosial

Peta Desa

Komentar Terbaru

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:914
    Kemarin:1.213
    Total Pengunjung:300.644
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:3.238.24.209
    Browser:Tidak ditemukan